Langsung ke konten utama

Tahukah Anda, Batu Apung Bantu Putihkan Kulit

Produk pemutih kulit secara alami kini semakin banyak dicari para wanita. Salah satunya dengan menggunakan batu apung. Lalu, bagaimana cara batu apung memutihkan kulit?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kulit kehitaman, yakni gesekan antar kulit, kulit dengan pakaian atau asesoris yang digunakan, paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari, faktor bawaan dan penumpukan sel kulit mati. Dari semua faktor tersebut, hanya faktor ketiga yang dapat diatasi dengan batu apung.


Sel kulit mati tidak dapat mengelupas dengan sendirinya. Bila didiamkan, ia akan bercampur dengan minyak, keringat, dan debu, lalu menjadi daki.

Daki inilah yang membuat kulit tampak kusam, kehitaman, dan kasar. Batu apung dapat memutihkan kulit yang kusam dan kehitaman ini dengan membantu proses eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati.

Pemahaman ‘memutihkan’ kulit di sini perlu diluruskan, karena tujuan eksfoliasi sebenarnya membersihkan, bukan memutihkan. Bila sel kulit mati terangkat, otomatis kulit akan terlihat lebih cerah.

Agar hasilnya nyata, batu apung untuk eksfoliasi kulit dianjurkan untuk digosokkan setiap hari selama sebulan pada area kulit yang tampak kehitaman. Meski demikian, penggunaannya harus hati-hati agar kulit tidak menjadi merah dan iritasi.
Karena itu, agar terhindar dari iritasi perhatikan beberapa hal berikut ini:
  • Bagian tubuh yang dibersihkan
    Tekstur batu apung yang keras dan kasar tidak cocok untuk kulit yang tipis seperti wajah atau leher. Batu apung paling baik digunakan untuk membersihkan buku-buku jari, siku, telapak kaki atau tumit.
  • Frekuensi dan kekuatan menggosok
    Gosokan yang terlalu kuat atau terlalu sering membuat kulit menjadi tipis dan mudah iritasi.
  • Gosokkan saat mandi
    Batu apung sebaiknya digosokkan pada kulit yang basah karena sel kulit mati lebih mudah terangkat. Gosokan pun tidak perlu terlalu kuat.
  • Jenis kulit
    Kulit yang sensitif dan cenderung kering tidak dianjurkan untuk digosok dengan batu apung karena rentan iritasi dan meradang.

Jadi, batu apung memang bisa membantu untuk mencerahkan kulit yang tampak kehitaman akibat penumpukan sel kulit mati dan kotoran. Tapi Anda juga tetap perlu berhati-hati memakainya agar kulit tidak iritasi. Sedangkan kulit kehitaman yang merupakan faktor bawaan tidak dapat diputihkan namun dapat tetap terlihat cerah dan cantik dengan perawatan yang benar. Selamat mencoba.

Sumber: kilkdokter.com ( dr. Fiona Amelia MPH )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Bermain Poker Untuk Kesehatan

Permainan poker online sangat di gemari oleh kalangan masyarakat sekarang ini. Bahkan permainan ini telah banyak menyebar ke daerah - daerah terpencil di Indonesia. Karena saking kecanduannya bermain poker online ini terkadang orang sampai lupa waktu. Dan ujung - ujungnya kesehatan pun terganggu. Lupa makan, lupa istirahat dan lupa dengan keadaan di sekitarnya.

Sebenarnya bermain poker tidak selalu merugikan kesehatan kalau di manfaatkan dengan baik. Bermain poker online bisa membuat peredaran darah menjadi lancar terutama di otak.
Kenapa? disaat kita melakukan taruhan poker pompa jantung kita semakin kencang dari biasanya, oleh karena itulah asupan darah ke otak semakin cepat dan lancar. Sehingga peredaran dari jantung ke otak yang semulanya kurang lancar menjadi lancar dan baik. Tetapi ini juga berakibat tidak baik jika kita terlalu lama bermain, karena disaat jantung memompa dengan cepat otomatis kerja jantung kita semakin banyak dan mengakibatkan kita cepat lelah dan banda akan m…

Lima Tanaman Hias Ini Berbahaya Buat Kesehatan

Tanaman rumah memiliki beberapa manfaat seperti membuat rumah tampak lebih semarak hingga mampu membersihkan udara di sekitarnya. Namun, Anda juga perlu berhati-hati ketika memilih tanaman untuk diletakkan di sekitar rumah.

Beberapa tanaman tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan, baik bagi Anda maupun bagi hewan peliharaan. Berikut beberapa tanaman yang berpotensi membahayakan kesehatan, seperti dikutip dari laman Good Housekeeping, Senin (12/6/2017).
Kuping gajah. Siapa tak kenal tanaman daun berbentuk unik ini? Hampir setiap pekarangan rumah di Indonesia memiliki tanaman hias ini.
Namun, tanaman bernama lain dieffenbachia ini bisa berakibat fatal bila tak sengaja tertelan. Daun kuping gajah bisa menyebabkan dinding saluran pernapasan membengkak dan tertutup jalan udara.
Bahkan hanya menggosok daunnya saja bisa menyebabkan sensasi terbakar atau gatal.
Bunga lili. Bunga indah berwarna putih ini berbahaya bagi kucing, terutama genus Hemerocallis. Bila tak sengaja mengonsumsi sedikit bun…

Menurut Peneliti, Minyak Zaitun Lindungi Otak Dari Penyakit Alzheimer

Manfaat pola makan a la Mediterranea sudah sering dibahas, namun penelitian terbaru menunjukkan minyak zaitun murni, bagian diet penting, kemungkinan dapat memberi perlindungan terhadap “kemerosotan kemampuan koginitif.”
Secara spesifik, para peneliti di Temple University di Philadelphia mengatakan minyak zaitun yang benar-benar murni “melindungi daya ingat dan kemampuan belajar serta mengurangi pembentukan plak amyloid-beta dan filamen PH di otak – penanda klasik kehadiran penyakit Alzheimer.”

Peneliti menyatakan minyak zaitun mengurangi peradangan dan memicu proses yang disebut autofagi, yang membantu menguraikan sel-sel untuk mengenyahkan serpihan-serpihan intra sel dan racun. Ini termasuk plak amyloid dan serat protein yang kusut, dimana serat kusut ini dikaitkan dengan kehilangan ingatan pada penyakit Alzheimer.
“Sel-sel otak dari tikus yang diberi pola makan yang diperkaya dengan minyak zaitun murni memiliki tingkat autofagi yang lebih tinggi dan berkurangnya plak amyloid dan p…