Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Olahraga Bisa Cegah Kanker Seviks

Kanker serviks dapat dicegah dengan berbagai cara, mulai dari vaksinasi human papillomavirus (HPV) hingga berolahraga. Penelitian membuktikan adanya hubungan antara olahraga dengan kanker serviks. Sayangnya, banyak orang yang menganggap remeh olahraga.
Padahal, hanya dengan berolahraga 30 menit dalam seminggu dapat menurunkan risiko kanker serviks pada wanita secara signifikan. Sebaliknya, wanita yang jarang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya berisiko lebih tinggi terkena kanker maut ini.
Selain karena kurang berolahraga, ada juga faktor risiko kanker serviks lainnya yang perlu diperhatikan, seperti: Infeksi HPVMerokokInfeksi klamidiaKegemukanMemiliki riwayat keluarga dengan kanker serviks Melihat hal tersebut, pencegahan sejak dini dengan vaksinasi HPV menjadi sangat penting. Di samping itu, Anda wajib melakukan deteksi dini sekalipun telah mendapatkan vaksinasi. Deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan melalui beberapa cara, antara lain inspeksi visual dengan asam…

Dari Asma Bisa Menjadi Penyakit Jantung

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa seseorang yang memiliki riwayat asma sejak kecil cenderung mengalami napas pendek, nyeri dada, pingsan, hingga gagal jantung pada saat dewasa. Studi tersebut menunjukkan bahwa asma saat kecil berpotensi mengecilkan ventrikal kiri, salah satu katup dalam jantung yang berfungsi memompa darah berisi oksigen pada jaringan seluruh tubuh. Keadaan tersebut mengakibatkan seseorang mengalami hipertrofi ventrikel kiri (LVH) dimana otot jantung kehilangan elastisitas dan pada akhirnya gagal memompa.
LVH adalah kerusakan organ tertentu akibat kenaikan tekanan dan volume yang  berlebihan dengan estimasi prevalensi 14,9 persen untuk pria dan 9,1 persen untuk wanita secara umum.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang memiliki riwayat asma memiliki risiko lebih besar terkait indeks massa ventrikel kiri, terlepas dari adanya faktor risiko penyakit jantung utama," tukas peneliti Lu Qi dari Tulane University di Louisiana, Amerika Serikat…

Lima Tanaman Hias Ini Berbahaya Buat Kesehatan

Tanaman rumah memiliki beberapa manfaat seperti membuat rumah tampak lebih semarak hingga mampu membersihkan udara di sekitarnya. Namun, Anda juga perlu berhati-hati ketika memilih tanaman untuk diletakkan di sekitar rumah.

Beberapa tanaman tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan, baik bagi Anda maupun bagi hewan peliharaan. Berikut beberapa tanaman yang berpotensi membahayakan kesehatan, seperti dikutip dari laman Good Housekeeping, Senin (12/6/2017).
Kuping gajah. Siapa tak kenal tanaman daun berbentuk unik ini? Hampir setiap pekarangan rumah di Indonesia memiliki tanaman hias ini.
Namun, tanaman bernama lain dieffenbachia ini bisa berakibat fatal bila tak sengaja tertelan. Daun kuping gajah bisa menyebabkan dinding saluran pernapasan membengkak dan tertutup jalan udara.
Bahkan hanya menggosok daunnya saja bisa menyebabkan sensasi terbakar atau gatal.
Bunga lili. Bunga indah berwarna putih ini berbahaya bagi kucing, terutama genus Hemerocallis. Bila tak sengaja mengonsumsi sedikit bun…

Menurut Peneliti, Minyak Zaitun Lindungi Otak Dari Penyakit Alzheimer

Manfaat pola makan a la Mediterranea sudah sering dibahas, namun penelitian terbaru menunjukkan minyak zaitun murni, bagian diet penting, kemungkinan dapat memberi perlindungan terhadap “kemerosotan kemampuan koginitif.”
Secara spesifik, para peneliti di Temple University di Philadelphia mengatakan minyak zaitun yang benar-benar murni “melindungi daya ingat dan kemampuan belajar serta mengurangi pembentukan plak amyloid-beta dan filamen PH di otak – penanda klasik kehadiran penyakit Alzheimer.”

Peneliti menyatakan minyak zaitun mengurangi peradangan dan memicu proses yang disebut autofagi, yang membantu menguraikan sel-sel untuk mengenyahkan serpihan-serpihan intra sel dan racun. Ini termasuk plak amyloid dan serat protein yang kusut, dimana serat kusut ini dikaitkan dengan kehilangan ingatan pada penyakit Alzheimer.
“Sel-sel otak dari tikus yang diberi pola makan yang diperkaya dengan minyak zaitun murni memiliki tingkat autofagi yang lebih tinggi dan berkurangnya plak amyloid dan p…